14 Februari adalah hari Valentine day.🌹
Ia, itu merupakan kata yg tidak asing lagi ditelinga, bagi semua orang valentine adalah momen sekaligus hari yg penuh dengan kasih sayang. Dan yang menjadi refleksi untuk kita "apakah ketika kita merayakan valentine day bahwa kita betul2 mencintai pasangan kita atau sekedar supaya kita tidak dianggap kuno"🤔 terkadang kita yang hidup di zaman moderen saat ini selalu mengikuti perkembangan meskipun itu hanya terpaksa supaya kita dianggap keren. Apakah kita selalu berpikir bagaimana konsekuensi yang terjadi dari keterpaksaan itu?
Yaaaa.🤗 Mungkin kita merayakan valentine day sekedar mengucapkan ke pasangan kita supaya terlihat romantis, dan Kita tidak menyadari bahwa apa yg kita lakukan itu hanya menipu soal perasaan Kita sendiri bukan sekedar besarnya Kado yang didapat namun makna dari situ sebetulnya apa.🤷
Hal yang perlu kita ketahui bahwa valentine day (kasih sayang) itu bukan hanya dilakukan pada saat tertentu, kita mesti merenung apakah selama ini kasih sayang itu sungguh-sungguh kita berikan atau sekedar skenario kita supaya kita dianggap mengikuti zaman.🥺
Yang menjadi prihatinnya terkadang Valentine day itu lebih ke pasangan kita ketimbang melakukan hal itu ke orang tua kita sendiri.
Jadi ini sebagai bahan edukasi sekaligus renungan kita untuk menyikapi hal berkitan dengan Valentine day.
"Jadilah seperti tanah liat yang mampu mengubah kepribadian kita sesuai dengan konteks kehidupan. Bukan menjadi sebuah keramik yang hanya terpaku pada satu titik kemudian akan jatuh dan pecah".
Semoga Bermanfaat..😉
Asa ase, apakah selama ini yang ase jalankan sudah sesuai dengan yang ase pikirkan atau hanya sekedar skenario agar dibilang romantis sama pasangan atau supaya terlihat keren saja.
BalasHapusTerima kasih sebelumnya kae. Jadi orentasi saya menulis ini berdasarkan pemikiran saya bahwa sebagian orang hanya melakukan ini berdasarkan unsur keterpaksaan saja. Bukan didasarkan pada perasaan, sehingga timbul berbagai konsekuensi yg diperoleh.🙏🙏
BalasHapus