Selasa, 26 Juli 2022

Mahasiswa Bersama Kelompok Tani Mengikuti Kegiatan Pembuatan Pupuk Bokasi.

 


 Dalam rangka untuk menyikapi persoalan berkitan dengan penyediaan sayur-sayuran di Manggarai Barat, mahasiswa dan kelompok petani di Desa Liang Ndara menyelenggarakan kegiatan penyuluhan berkaitan dengan pembuatan Pupuk bokasi. Tujuannya jelas yaitu, untuk meningkatkan wawasan edukasi dari masyarakat berkitan dengan pembuatan pupuk bokasi.

 Kegiatan pembuatan pupuk bokasi ini dilakukan berdasarkan kondisi Desa Liang Ndara yang secara geografis dapat meningkatkan hasil berkitan dengan tanaman sayur-sayuran. Liang Ndara adalah suatu wilayah yang berada di Kab. Manggarai Barat dan berada di bawah kaki Gunung sehingga tidak heran kalau wilayah ini dapat tumbuh berbagai sayur-sayuran dan jenis buah-buahan seperti salak, durian, rambutan. 

 Masyarakat Liang Ndara sebagian besar bekerja sebagai Petani. Namun yang menjadi problem di Desa Liang Ndara sendiri adalah, kurangnya ketersediaan air untuk mengairi lahan pertanian mereka Sehingga hal ini  membuat masyarakat Liang Ndara lebih cenderung mengutamakan sistem pertanian jangka panjang, ketimbang sistem pertanian jangka pendek. Persoalan seperti ini tentu harus segera diatasi, mengingat bahwa persediaan sayur-sayuran menjadi kendala di Manggarai Barat saat ini adapun ketersediaan sayur-sayuran namun tidak cukup untuk menutupi permintaan yang ditawarkan. . Berdasarkan data yang diperoleh dari pihak pemerintah bahwa saat ini Manggarai Barat mengalami persoalan berhubungan dengan penyediaan sayur-sayuran terutama di Labuan Bajo. ini tentu menimbulkan Konsekuensinya bagi Manggarai Barat, Oleh karena itu untuk mengisi kekurangan ini Manggarai Barat menyuplai sumber sayur-sayuran dari daerah lain. Tentu hal ini menimbulkan persoalan bagi Manggarai Barat dan perekonomian masyarakat itu sendiri.

 Manggarai Barat merupakan daerah yang memiliki banyak tempat pariwisatanya, sehingga tidak salah kalau tingkat akan kebutuhan berupa buah-buahan dan sayur-sayuran sangat tinggi. Apalagi situasi saat ini tempat pariwisata mulai ramai dengan hadirnya pengunjung di berbagai tempat Pariwisata di Manggarai Barat. Sehingga hal ini akan memulihkan perekonomian di Manggarai Barat sendiri, 

  Dari kegiatan pembuatan pupuk bokasi ini  dilakukan, dalam rangka  untuk meningkatkan hasil pertanian berkaitan dengan sayur-sayuran. Sehingga dengan ini dapat mengatasi Persoalan berkaitan dengan penyediaan sayur-sayuran di Manggarai Barat. Melalui kerja sama, Mahasiswa dan kelompok tani Desa Liang Ndara dapat menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik. Selain itu, melalui materi sekaligus praktek cara pembuatannya, Masyarakat diharapkan mampu memahaminya sekaligus dapat diterapkan dengan baik terhadap lahan pertanian mereka.

Kegiatan ini memang bukan hal yang baru lagi di Desa Liang Ndara, namun harapannya semoga dengan pelatihan seperti ini dapat merangsang minat masyarakat untuk bergelut terhadap tanaman jangka pendek agar dapat mencegah penyediaan sayur-sayuran dari daerah lain. Mengingat potensi lahan di desa Liang Ndara masih bisa untuk mengatasi persoalan seperti ini. Berdasarkan pengakuan dari masyarakat Sendiri bahwa terkadang pola kebiasaan masyarakat yang tidak fokus terhadap satu tanaman sehingga hal ini  menimbulkan dampak terhadap usaha dari masyarakat itu sendiri.


Kalau bukan kita siapa lagi!!!✊

Kalau bukan sekarang kapan lagi!!🀷

 

Kamis, 21 Juli 2022

KEGIATAN KELOMPOK ANAK DI DESA LIANG NDARA.

 

 


 Kegiatan KKN (Kerja Kuliah Nyata) merupakan suatu kegiatan yang dilakukan hampir seluruh perguruan tinggi.  KKN itu sendiri, merupakan suatu kegiatan yang tidak asing lagi bagi seluruh Mahasiswa/Mahasiswi. Kamis 14/07/2022 UNIKA St. Paulus Ruteng menyelenggarakan Kegiatan KKN di Kab. Manggarai Barat, Tentunya ini merupakan suatu kegiatan berdasarkan pertimbangan mengingat bahwa Manggarai Barat saat ini sedang dalam peningkatan objek Wisatanya. 
 Berdasarkan Tema kegiatan KKN Tahun ini bahwa kami sebagai Mahasiswa/Mahasiswi Unika St Paulus Ruteng menyelenggarakan kegiatan yang berorentasi untuk mengajak masyarakat dalam mengikuti berbagai kegiatan. Diantaranya adalah, kegiatan kelompok Anak, kegiatan kelompok anak ini dibentuk guna untuk menciptakan generasi yang mampu berinovasi dan mampu bersaing di era yang kian berkembang. Persaingan dalam hal ini tentu yang bersifat positif.
 Dalam proses kegiatannya kelompok Anak Desa Liang Ndara sangat berpartisipasi dalam mengikuti kegiatan ini, sehingga hal ini ini membuktikan bahwa Anak-Anak sudah siap untuk mengikuti perkembangan zaman dan mampu bersaing terhadap perkembangan yang terjadi. Pembentukan kelompok Anak ini  sangat berpengaruh terhadap tingkat psikologi dari masing-masing Anak. karena hal ini dapat mengembangkan pemahaman anak maupun tingkat kecerdasan anak dilatih dalam kegiatan ini.
 Kegiatan kelompok anak ini dilakukannya kurang lebih selama satu Minggu, dari hasil observasi yang kami lakukan bahwa peningkatan kualitas pendidikan di Desa Liang Ndara dikatakan baik. tentu ini dilakukan berdasarkan penilaian berkaitan tugas yang diberikan kepada Anak-anak Desa Liang Ndara. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan adanya dukungan baik dari Orag Tua serta pemerintah untuk memfasilitasi kegiatan Anak-Anak ini untuk kedepannya. Sehingga kemampuan Anak-anak ini tidak terbatas pada ruang tertentu, melainkan Anak-anak ini dapat menjadi generasi yang dapat berguna bagi Masyarakat maupun bangsa.
 KKN yang diselenggarakan ini sangat bermanfaat. Selain untuk Mengetahui bagaimana perkembangan Masyarakat, juga untuk melatih Pemahaman Kami dalam mengimplementasikan materi yang didapat kemudian kami dapat menerapkan itu di kehidupan nyata.
 Penyelenggaraan KKN bukan hanya berfokus pada pendidikan. tetapi kegiatan yang dilakukan Tahun ini  berfokus pada tiga aspek antara lain. Pendidikan, Pariwisata, Pertanian. Ketiga aspek ini bukan sekadar Materi tetapi bagaimana kami dapat menerapkan itu ke masyarakat, sehingga ini dapat berguna Dalam menanggapi perkembangan zaman yang kian berubah. Setelah kami melakukan koordinasi dengan Desa kami sebagai Mahasiswa/Mahasiswi Unika St Paulus Ruteng siap untuk memberikan kontribusi terhadap materi yang kami dapatkan di kampus. Selain itu, kami juga sangat berharap bahwa dengan hadirnya kami disini dapat memberikan peluang berdasarkan ketiga Aspek  di atas. 
 Berdasarkan aspek yang kami ajukan bahwa Desa sangat fleksibel mendukung kami dalam melakukan kegiatan ini.  
 Masih banyak kegiatan yang kami lakukan dalam berberapa hari kedepan, tentunya kegiatan itu dibuat berdasarkan kondisi yang terjadi di Desa Liang Ndara. 



            Terima kasih πŸ™πŸ™

Senin, 18 Juli 2022

Desa Wisata Liang Ndara

     


  Desa wisata Liang Ndara merupakan salah satu desa yang terletak di Kabupaten Manggarai Barat. Desa Wisata Liang Ndara sendiri, merupakan salah satu Desa yang memiliki Destinasi wisata yang Kian memberikan ciri khas tersendiri dengan desa lain yang ada di Manggarai barat. Salah satu Destinasi wisata yang memberikan identitas Desa wisata Liang Ndara, adalah Sanggar Budaya. yang hampir setiap hari di pertunjukan karena begitu banyak pengunjung baik yang asing maupun lokal.

Desa wisata Liang Ndara memiliki empat wilayah pertunjukan. Dari masing-masing wilayah ini, hampir setiap harinya ada pertunjukan sanggar budaya yang di bawahkan oleh masyarakat asli dari Desa Wisata Liang Ndara itu sendiri.

 Berdasarkan hasil wawancara sekaligus pengamatan bahwa Desa Liang Ndara itu sendiri memiliki tempat penginapan ( home stay ) Sehingga ini akan memudahkan pengunjung untuk mendapatkan penginapan. 

 Dari hasil yang diperoleh bahwa pendapatan dari tempat sanggar ini memiliki ciri khas bahkan sebelum  Covid-19 mencapai 700.000.000 (Tuju Ratus Juta) ini merupakan salah satu pencapaian yang sangat baik, terhadap perekonomian Desa Wisata Liang Ndara sekaligus pihak pemerintah dari kab. Manggarai Barat 

 Sekarang ini, Desa Wisata Liang Ndara kembali ramai setelah mengalami problem berkitan dengan Covid-19 Yang hampir setiap sektor mengalami penurunan. 

Ayoo!!

 Berwisata ke Liang Ndara. Dijamin kamu akan  terhibur dengan destinasi wisata yang ada. πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Senin, 09 Mei 2022

Makna "Ceki" Terhadap Kelestarian Alam.

 

                                 


Budaya merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan kita, Kehidupan ini sangat baik apabila budaya yang dijalankan sangat baik pula. Manggarai merupakan daerah yang terletak di bagian timur Indonesia,  masyarakat Manggarai pada umumnya memiliki potensi kekayaan alam maupun budaya yang sangat baik.  

 Budaya yang ada di Manggarai memiliki banyak hal yang mendukung suatu budaya itu dikatakan masih menjunjung tinggi sampai saat ini. Salah satu bagian dari budaya yang saya bahas mengenai "ceki" kalimat ini merupakan suatu hal yang tidak asing lagi dalam kehidupan masyarakat Manggarai. Arti 'ceki' itu sendiri berarti larangan, pada lapisan masyarakatnya Manggarai memiliki masing-masing suku yang didalamnya memiliki larangan ( ceki ). 

 "Ceki" dikatakan sebagai suatu hal yang dianggap tabu atau larangan karena didasarkan atas latar belakang yang sangat dipercaya oleh orang Manggarai itu sendiri. Dari hasil pengamatan saya bahwa salah suku yaitu " Niang Mongko",  memiliki "ceki lawo" (larangan untuk makan daging tikus) larangan ini sangat dipercaya karena memiliki bukti yang nyata kita lihat. Bagi suku 'Niang Mongko' itu sendiri menganggap bahwa anak pertama dalam suatu keluarga mereka tidak diperbolehkan untuk makan daging tikus, tentu larangan itu sangat dipercaya oleh suku ini. 

  Berdasarkan data yang telah saya peroleh bahwa apabila anak pertama dalam  Suku 'Niang mongko' memakan daging tikus maka berakibat fatal, hal ini berarti anak tersebut memiliki cacat mental. Sehingga suku ini sangat percaya akan larangan itu sendiri.

  Berdasarkan hal ini memiliki manfaatnya juga terhadap lingkungan alam, karena tingkat akan populasi Tikus memiliki peningkatan. Berkitan dengan itu,  maka budaya di Manggarai sangat penting untuk dikaji, dengan tujuan memberikan sumber edukasi sekaligus wawasan yang luas terhadap generasi yang akan datang.  

Sabtu, 23 April 2022

Eksistensi Wae Teku Terhadap Kebersamaan Orang Manggarai.

 


   Perkembangan zaman memberikan hal yang signifikan terhadap berbagai hal. Oleh karena itu, butuh keterampilan khusus dalam menyikapi hal itu, agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan terjadi.  Budaya merupakan jumbatan sekaligus fondasi dalam pola prilku setiap orang , tentu ini diwariskan secara turun temurun.
  Budaya di Manggarai begitu banyak, sehingga hal ini memperkaya sekaligus menambah  wawasan baru terhadap generasi saat ini...

  kebersamaan itu dilakukan banyak cara. Namun fokus saya dalam hal ini yaitu kebersamaan orang Manggarai dalam eksistensi Wae Teku. Berbicara tentang Wae Teku mungkin sesuatu yang tidak asing lagi didengar, namun eksistensi Wae Teku sekarang ini tidak lagi digunakan seperti dulu, Lantara perkembangan zaman yang kian memberikan dampak yang besar terhadap kehidupan.

  Berbicara soal Wae Teku yaitu salah satu tempat sesajian dan sumber mata air yang dilakukan orang Manggarai ketika melakukan ritus acara adat, hal ini yang memperkaya adat Manggarai yang harus dijunjung tinggi nilainya terhadap nilai kehidupan.

  Kebersamaan di wae Teku memberikan manfaat terhadap keakraban orang Manggaai. Salah satu yang menambah keakraban orang Manggarai yaitu dengan percakapan "u cebong". Percakapan ini dilakukan apabila ada yang mau lewat di sekitar Wae Teku. 

  Eksistensi Wae Teku kini mengalami perubahan akibat perubahan zaman, dulu wae Teku dijadikan tempat orang menimbah air, namun sekarang wae Teku justru dijadikan tempat biasa, bahkan jarang orang merawatnya. Perlahan eksistensi Wae Teku ini akan mengalami perubahan karena pola kebiasaan masyarakat Manggarai kini mengalami perubahan.

  Masyarakat Manggarai menjadikan wae Teku sebagai bagian dari kehidupan, Lantara manfaatnya sebagai sumber air.  Dulu masyarakat Manggarai menimbah air untuk masak hanya di wae Teku, karena itu wae Teku dirawat dengan baik. 

  Dengan meningkatnya berbagai sumber air saat ini, memberikan pengaruh terhadap wae Teku. Pengaruh dalam hal ini bahwa, kalimat "u cebong" tidak lagi di ucapkan dan hal ini memberikan konsekuensi terhadap lunturnya nilai kebersamaan masyarakat Manggarai saat ini..πŸ™πŸ™



Jumat, 01 April 2022

Terkadang Jomel Mendatangkan persoalan

  



Budaya merupakan hal yang sangat melekat terhadap kepribadian masyarakat Manggarai. Budaya, bukan dipandang sebagai suatu hal yang dianggap formalitas, namun budaya itu harus menjadi wadah sebagai sesuatu yang dianggap penting. Berdasarkan hal itu, masyarakat manggarai sangat memegang teguh arti kebersamaan.

 "Jomel" merupakan suatu kata yang sangat melekat terhadap kepribadian masyarakat Manggarai. Disisi lain, kata"jomel"  merujuk terhadap persoalan berkaitan dengan rumah tangga. Misalnya : " pihak suami mengajak orang untuk minum kopi, atau dengan bahasa Manggarai disebut dengan "Ris" namun hal ini pihak suami mengajak orang tanpa melihat situasi dapur seperti apa.πŸ˜€ Sehingga persoalan terjadi antar pihak istri dan suami.
 Pada dasarnya kata "jomel" memang memberikan keakraban tersendiri bagi masyarakat Manggarai. Hal ini, memberikan dampak yang signifikan dan ciri khas tersendiri bagi orang Manggarai. 
"Jomel" memiliki nilai tersendiri bagi peradaban masyarakat Manggarai. Sehingga hal ini, "jomel" dipandang sebagai sesuatu yang dianggap penting karena "jomel" adalah hal yang mempersatukan orang. 
  Bagi orang Manggarai hal ini harus disyukuri karena memberikan pengaruh terhadap bagaimana relasi yg baik antara sesamaπŸ€— bukan hanya masyarakat Manggarai. Namun berkat dari hal ini memberikan suatu kebiasaan terhadap bagaimana proses interaksi antara sesama hingga menjadi suatu kebiasaan yang tidak pudar...πŸ™









Selasa, 29 Maret 2022

Perjalanan Menuju Kebahagiaan

 



Pendidikan merupakan suatu proses atau wadah yang menjadikan seseorang dapat mengetahui banyak hal. Dengan kata lain pendidikan sebagai fondasi untuk dapat belajar dari hal yg belum tau menjadi tau, dengan pendidikan seseorang itu memperoleh gelar. 

 Seiring berjalannya waktu tingkat pendidikan semakin diminati semua kalangan. Kalau pada zaman dahulu mungkin hanya sebagian orang  yang memperoleh gelar pendidikan, tentu hal ini dikarenakan oleh tingkat kesadaran serta Kendal ekonomi yang menjadikan hal ini terjadi.

 Pendidikan dapat dikatakan sebagai batu loncatan untuk memperoleh sesuatu. Sehingga, dengan adanya pendidikan memberikan hal yang berpengaruh terhadap pola perilaku seseorang. Berdasarkan pengamatan bahwa kesadaran seseorang untuk melakukan proses pendidikan itu sangat tinggi, mengingat perkembangan zaman yang semakin signifikan dan didasarkan atas pemahaman orang tua terhadap tingkat pendidikan sebagai hal yang utama.

 Dilihat dari revolusi saat ini bahwa tingkat pendidikan merupakan suatu hal yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Dalam kurun waktu semua aturan yang mengharuskan orang memiliki pekerjaan harus didasarkan pada pendidikan. Sehingga atas dasar ini semua orang memiliki kesempatan untuk melaksanakan pendidikan, apalagi sistem pendidikan saat kebanyakan ditanggung oleh pemerintah. 

 Kebahagian tersendiri apabila sistem pendidikan itu sudah kita tempuh dengan baik, dan bukan hanya pribadi kita yang merasahkan hal itu. Namun, dibalik keberhasilan yang telah kita capai justru ada orang yang selalu berusaha memberikan motivasi. Dengan kata lain, seseorang dapat mencapai jenjang pendidikan karena berkat usaha yang dilakukan oleh orang tua, 

  Mungkin kita tidak bisa memberikan banyak hal kepada mereka, tetapi dibalik keberhasilan itu ada kebahagian tersendiri bagi mereka yang tidak pernah kita rasakan. Keringat mereka membuktikan bahwa perjuangan adalah kunci keberhasilan yang sesungguhnya.

 Orang tua tidak pernah malu, terhadap pekerjaan yang sedang mereka lakukan. Terkadang hanya demi sebuah kata pendidikan orang tua Rela berhutang, tanpa memikirkan konsekuensi apa yang terjadi. Perjuangan mereka dapat menjadi inspirasi atau motivasi dalam Kehidupan kita. 

 Ada pepatah mengatakan bahwa setinggi tingginya orang belajar pasti hasil yang didapat semakin banyak. Oleh karena itu, orang menganggap bahwa yang berpendidikan pasti memiliki pemikiran yang jauh berbeda. Sehingga perilaku harus mencerminkan orang yang berpendidikan tanpa harus menjadi orang yang selalu menciptakan h ya g berbau negatif..


              HGD brother..❤️


































Minggu, 27 Maret 2022

Sistem daring yang meresahkan.

          


Penerapan sistem daring yang dilakukan saat ini masih menjadi pola kebiasaan yang harus dijalankan. Hal ini disebabkan karena munculnya virus baru yang membuat sistem pembelajaran semakin berubah, 

 Sistem daring merupakan istilah yang baru digunakan  karena munculnya pola sistem ini dikarenakan adanya musibah yang membuat sistem ini harus diterapkan bagi semua orang. Oleh karena itu, perkembangan dalam segala hal saat ini masih dikatakan belum mencapai angka maksimal sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Ada begitu banyak masalah yang terjadi, salah satunya berkaitan dengan pembelajaran 

 Munculnya sistem daring ini membuat pola kebiasaan masyarakat yang bertubah secara signifikan,  tentu ini menjadi persoalan baru yang harus diatasi, mengingat sistem pembelajaran saat ini masih dikatakan belum sempurna.

 penerapan pembelajaran secara daring ini mengakibatkan banyak sekali persoalan. Salah satu yang saya temukan adalah adanya gangguan jaringan, sehingga ini mengakibatkan munculnya personal bagi sistem pembelajaran saat ini.

Pembelajaran ini dikatakan efektif apabila dilakukan secara offline, hal ini berdasarkan hasil pengamatan. Bahwa terkadang Pembelajaran secara offline memberikan  Begitu banyak manfaat salah satunya yaitu menumbuhkan rasa saling berinteraksi antara sesama dalam lingkup pendidikan...

Jumat, 18 Maret 2022

Penerapan Sistem Pendidikan Yang Berbeda.

 

Penerapan sistem pendidikan di daerah Manggarai dan di daerah Jawa bisa dikatakan sedikit berbeda. Tentu ini disebabkan adanya salah satu faktor, berdasarkan riset yg telah dilakukan bahwa kegiatan pembelajaran khususnya di Manggarai sangat berbeda. Salah satu contoh yang sering dijumpai bawah terkadang sistem pembelajaran di Manggarai harus menggunakan cara yg dikatakan kasar, ketimbang sistem pembelajaran di pulau Jawa yang menggunakan cara halus. Tentu ini menimbulkan berbagai pertanyaan, mengapa hal ini terjadi?

  Berdasarkan hasil pengamatan bahwa sistem pembelajaran di Manggarai harus menggunakan cara yg lebih kasar karena pada dasarnya orang Manggarai itu tidak akan ikut kalau tidak menggunakan cara tersebut. Sehingga ini yang membedakan penerapan sistem pembelajaran di Manggarai dan di jawab sedikit berbeda,

  Pada peraturan yang berlaku bawah sistem pembelajaran tidak diperbolehkan untuk melakukan cara yg lebih kasar. Namun kenyataan yg terjadi justru sebaliknya, mengingat pola pikir orang Manggarai yang bisa dikatakan tidak suka menggunakan cara lembut sehingga mau tidak mau seorang guru harus melakukan hal ini, meskipun konsekuensinya sudah diketahui.

 Sistem pembelajaran di Manggarai akan berjalan maksimal apabila hal ini dilakukan, namun terkadang justru hal ini melanggar aturan hukum. Dalam penerapannya cara ini akan lebih baik dilakukan untuk sistem pembelajaran yang ada di Manggarai ketimbang menggunakan cara lembut tidak akan menghasilkan sesuatu. Adapun menggunakan cara lembut namun sifat dari peserta didik itu sendiri tidak akan berubah malah mendatang mental yang lebih parah lagi..



Sabtu, 12 Maret 2022

Sistem pembelajaran digital

 

Opini pembelajaran secara digital.

Sekarang situasi semakin berubah seiring dengan perkembangan zaman yang kian memberikan pengaruh yg signifikan terhadap perkembangan IPTEK,  Justru memberikan pengaruh yang negatif juga terhadap perkembangan peserta didik. Hal itu terlihat dari hasil observasi yang telah dilakukan bahwa masih ada faktor yang menjadi hambatan dalam tahap pembelajaran secara digital ini.  Sehingga dampak yang terjadi bukan hanya dirasakan oleh peserta didik itu sendiri namun disisi lain dampak yang terjadi lebih ke bagaimana penerapan pembelajaran yang kurang dikatakan efisien, tentu ini berdasarkan pengamatan di lapangan bahwa sekarang  ini  telah diberlakukannya sistem pembelajaran secara sift, oleh karena aturan ini dianggap baru maka perlu menyesuaikan dengan tingkat pembelajaran yang sebelumnya dilakukan secara maksimal dengan tujuan agar sistem pembelajaran itu masih berjalan normal, meskipun banyak kendala yang dihadapi siswa dalam hal ini perlu adanya penanganan khusus dalam menanggapi pola prilaku dalam sistem pendidikan ini.

Aturan ini sudah menjadi hal baru bagi kalangan pelajar di Indonesia. Sehingga mau tidak mau harus dijalankan mengingat situasi covid ini masih menguasai dunia. selain itu, seiring dengan berjalannya waktu Sistem pembelajaran secara sift ini akan kali normal apabila tingkat kasus akibat covid ini menurun. 

Disi lain, lamanya penerapan pembelajaran secara normal akan berdampak besar terhadap tingkat pemahaman siswa dalam proses pembelajaran di kelas. Karena banyak peserta didik yang saat ini masih belum mengenal tulisan, jadi ini merupakan tugas yang sangat berat dalam mengatasi persoalan seperti ini.





Minggu, 27 Februari 2022

Pembelajaran Di Tengah Wabah Covid-19.

 


Situasi saat ini sangat memperhatikan serta dampaknya itu sangat dirasakan oleh seluruh manusia. Ini memberikan pola kehidupan Yang agak berbeda dari sebelumnya, Covid-19 merupakan  Virus yang  sangat berbahaya terhadap kehidupan munculnya virus ini sangat menyisakan manusia.

 Akibat munculnya virus ini proses pembelajaran sangat berpengaruh terhadap tingkat pemahaman siswa, oleh karena itu pembelajaran di tengah virus ini tidak dikatakan efisien. Tentu berdasarkan berbagi faktor yang terjadi.

 Berdasarkan pengamatan saya sering kali selama ini proses pembelajaran memiliki kendala yang sangat dibutuhkan perhatian dari pihak terkait untuk mengatasi  persoalan ini. Hal yang perlu diperhatikan bahwa tingkat pemahaman siswa selama pandemi ini semakin kurang, terutama di daerah NTT. Sulitnya akses internet membuat siswa dan pihak  guru kendala untuk melakukan proses pembelajaran secara efektif, apalagi sekarang adanya kebiasaan Baru yaitu siswa harus menggunakan masker serta melakukan pembelajaran secara sift.

  Sulit untuk diprediksi bahwa virus ini akan berakhir sampai kapan.? Sehingga kita harus terbiasa Dengan aturan yang sudah dijalankan ini. Bahkan yang lebih memperhatikannya lagi bahwa, adanya kabar tentang varian baru yang akan membuat kehidupan semakin dijajah oleh virus oleh karena itu sulit untuk diprediksi kapan musibah ini akan berakhir.

 Oleh karena itu kita harus tetap mematuhi protokol guna untuk mengatasi hal ini dari kehidupan kita.



 











 

Antar musik dan kehidupan



Musik merupakan saran untuk menghibur diri. Selain itu musik juga sebagai suatu  hal untuk mengobati rasa beban yang dialami seseorang, 
sebagian orang musik merupakan hal yang tidak terpisahkan dari kehidupan, tentu karena alasannya bahwa musik sebagai saran hiburan.

 Menanggapi perkembangan zaman musik selalu memberikan begitu banyak nilai positif. Oleh karena itu, musik merupakan hal yang tidak terpisahkan dari kehidupan.

 Ternyata bukan hanya itu, musik juga dapat menyembuhkan segala beban yang sedang dihadapi. Karena itu bagi setiap orang ketika mengalami beban hidup justru dengan musik maka ia kembali dari beban hidup yang sedang dia hadapi.

 Banyak orang mengartikan musik sebagai obat dalam menenangkan pikiran. Bukan hanya itu musik memberikan dampak terhadap pola perilaku bahkan lebih ke bagaimana seseorang dapat menyalurkan segala inspirasi ataupun bakat mereka dalam bidang musik. Ada begitu banyak manfaat dari musik, sehingga berdasarkan pengalaman pribadi saya bahwa musik itu merupakan suatu teman hidup yang selalu memberikan dampak dalam pola Tingkah laku terhadap orang lain.

 Mempelajari musik tentu semua orang suka. Karena sudah tau konsekuensinya yang di dapat itu seperti apa. Yang lebih baiknya lagi bahwa musik itu sering kali menjadi sumber hiburan dan meningkatkan taraf ekonomi yang lebih baik lagi...

Sekarang ini musik sangat populer di kalangan masyarakat. Karena musik memiliki ciri khas tersendiri, sehingga hal ini yang membuat musik tidak terbatas pada usia..


Selasa, 15 Februari 2022

Antara Aku dan Alam

                          


Seiring dengan situasi  yang        terkadang penuh dengan              hingar-bingar. Disinilah aku        melahirkan suatu gagasan baru, mengenai kebiasaan kita yang terkadang itu dianggap sebagai hal yang lumrah namun konsekuensinya sangat berpengaruh terhadap kehidupan.😊Berbicara tentang alam memang mudah diucapkan tetapi sulit untuk melestarikannya. 
 Alam merupakan hal yang tidak terpisahkan dari sebuah kata kehidupan.  Berdasarkan hasil observasi saya dalam hal ini bahwa terkadang  alam itu tidak lagi dilestarikan layaknya sebagai bagian dari kehidupan kita. Ya, tentu itu dilatarbelakangi oleh pola pikiran kita yang masih primitif atau kemauan kita yang tida terbatas pada kondisi tertentu. 

 Sebenarnya alam sudah memberikan kita begitu banyak manfaat. Namun kita sendiri yang salah menggunakan hal itu dilihat dari  hasil observasi yang telah saya amati khususnya di daerah manggarai sendiri, bahwa tingkat akan kesadaran masyarakatnya itu masih dikatakan rendah.  Meskipun dari pihak pemerintah sudah mengupayakan hal itu namun belum dikatakan optimal, mengingat kebiasaan masyarakat yang cenderung mengutamakan sikap masa bodoh. Sehingga sulit untuk mengatasi problem ini🀦 nah, hal yang menjadi pertanyaan kita bahwa "apakah kebiasaan masyarakat itu begitu terus. Ataukah seiring dengan perkembangan zaman akan berubah.🀷

Dan yang menjadi harapannya bahwa sering dengan perkembangan zaman tingkat akan kesadaran untuk melestarikan alam akan semakin bertambah. Sehingga ini akan memberikan kesan yang baik untuk anak cucu kita kelak. Bukan sekedar teori yang kita dapatkan disini, yang terpenting bagaimana cara atau strategi kita dalam meningkatkan hal ini. Tentu dengan berbagai cara agar bisa menghasilkan suatu produk yang tentunya akan memberikan kita begitu banyak manfaat.

 Alam yang ada di Manggarai sudah memberikan kita begitu banyak kontribusinya terhadap kegiatan ekonomi ataupun daerah melalui tempat pariwisata yang selalu memanjakan mata. Sehingga bagaimana cara kita agar tetap mempertahankan aset itu biar tidak menjadi sejarah bagi anak cucu kita kelak.

 Dari pihak pemerintah sudah mengupayakan berbagai hal untuk meningkatkan edukasi kita terhadap alam melalui sosialisasi yg sering kita jumpai. Dan juga pihak pemerintah sudah memberikan kita begitu banyak ceramah mengenai alam. Tentu pihak pemerintah melakukan hal itu sudah mengetahui orientasi apa yang dilakukan kedepannya, 








Senin, 14 Februari 2022

Valentine Day🌹


14 Februari adalah hari Valentine day.🌹
  Ia, itu merupakan kata yg tidak asing lagi ditelinga, bagi semua orang valentine adalah momen sekaligus hari yg penuh dengan kasih sayang. Dan yang menjadi refleksi untuk kita "apakah ketika kita merayakan valentine day bahwa kita betul2 mencintai pasangan kita atau sekedar supaya kita tidak dianggap kuno"πŸ€” terkadang kita yang hidup di zaman moderen saat ini selalu mengikuti perkembangan meskipun itu hanya terpaksa supaya kita dianggap keren. Apakah kita selalu berpikir bagaimana konsekuensi yang terjadi dari keterpaksaan itu?
 Yaaaa.πŸ€— Mungkin kita merayakan valentine day sekedar mengucapkan ke pasangan kita supaya terlihat romantis, dan Kita tidak menyadari bahwa apa yg kita lakukan itu hanya menipu soal perasaan Kita sendiri bukan sekedar besarnya Kado yang didapat namun makna dari situ sebetulnya apa.🀷
 Hal yang perlu kita ketahui bahwa valentine day (kasih sayang) itu bukan hanya dilakukan pada saat tertentu, kita mesti merenung apakah selama ini kasih sayang itu sungguh-sungguh kita berikan atau sekedar skenario kita supaya kita dianggap mengikuti zaman.πŸ₯Ί
 Yang menjadi prihatinnya terkadang Valentine day itu lebih ke pasangan kita ketimbang melakukan hal itu ke orang tua kita sendiri.
 Jadi ini sebagai bahan edukasi sekaligus renungan kita untuk menyikapi hal berkitan dengan Valentine day. 


"Jadilah seperti tanah liat yang mampu  mengubah kepribadian kita sesuai dengan konteks kehidupan. Bukan menjadi sebuah keramik yang hanya terpaku pada satu titik kemudian akan jatuh dan  pecah".

Semoga Bermanfaat..πŸ˜‰

Rabu, 09 Februari 2022

Misi Seorang Frater Top




    Suatu ketika seorang Frater Top dihadapkan pada tugas yang dimana ia harus mengapdikan dirinya ke masyarakat. Lalu seorang pastor bertanya,

Pastor. "Frater kira2 anda akan mengapdikan dirimu kemana"? 

Frater. "saya akan mengapdikan diri ke tempat yg jarang orang seperti kita masuk pastor".

Pastor "dimanakah itu Frater"?

Frater. " saya akan mengapdikan diri di club malam pastor.

Pastor. " Frater yakin.? sambil menganggukkan kepala.

Frater. " ia pastor aku sangat yakin".

Lalu seorang pastor pergi. 

Tibalah harinya dimana Frater Top ini pergi ke tempat yg ia inginkan, sesampainya disana ia bertemu dengan pelayan pada tempat hiburan itu. Lalu terjadilah percakapan di antara mereka

Pelayan. " ada yg bisa saya bantu pak"?

Frater. " iya, kira2 kalau nginap satu malam disini berapa ya.?

Pelayan. " 250 ribu pak".

Frater. " oh, kalau begitu saya pesan satu kamar ya.

Pelayan. " baik pak".

Seiring berjalannya waktu seorang Frater masuk kedalam sebuah kamar dan menjumpai seorang perempuan. Lalu sang Frater bertanya lagi.

Frater. " sudah berapa lama kamu kerja disini"?

Perempuan "sudah dua bulan pak".

Frater. " apakah suamimu tida melarang  anda kerja disini?

Perempuan. " justru suami saya yg menyuruh saya kerja disini pak".

Frater. "ohh, dengan wajah penuh kesedihan".

Perempuan." kira2 kapan mulainya pak".

Frater. " tunggu jam 4 subuh ya".

Perempuan. " ko lama sekali pak".

Frater. " tunggu ayam berkokok".

Ayam mulai berkokok lalu perempuan itu kembali bertanya.

Perempuan. "ayo pak kita mulai".

Frater. " menolehkan kepala sambil menatap perempuan itu. Lalu berkata  Ini uang lima ratus ribu dan kamu harus pergi dari tempat ini. Supaya kamu tau harga dirimu jauh lebih berharga daripada uang". 

Sekian dan terima kasih..πŸ™







Rabu, 01 Desember 2021

Perempuan bukan sebuah pemandangan


  Perempuan adalah sosok yg selalu memberi warna dalam setiap kehidupan. Mungkin tanpa hadir seorang perempuan maka proses kehidupan tidak berjalan secara maksimal.πŸ‘
Dengan kata lain, seorang perempuan dapat meluluhkan hati yg sedang hancur, bahkan disaat tidak punya harapannya lagi. Dalam konteks  kehidupan seorang perempuan mesti dijunjung tinggi martabatnya sebagai perempuan. Namun realita yang terjadi sering kali perempuan itu menjadi objek kekerasaan yg dilakukan oleh orang yg tidak berperikemanusiaan. Sehingga hal ini membutuhkan perhatian khusus kita  terhadap perempuan.
Dalam hal  ini perempuan sering kali dianggap kaum lemah, itu karena apa? Tentu itu ada relevansinya terhadap pandangan yang mengatakan bahwa perempuan itu tidak dapat berbuat apa-apa. Sehingga dari persoalan ini kita mesti menyadari bahwa pikiran kita sudah dianggap kuno, mengapa demikian? Mungkin karena bertolak belakang dengan budaya yang terikat oleh aturan secara turun temurun. Ini merupakan tugas kita bagaimana cara mengatasi hal ini dan mampu membuktikan dengan realisasinya itu seperti apa, agar bisa menyamakan martabat kita sebagai makhluk yg memiliki tanggung jawab tanpa memandang latar belakangnya seperti apa..πŸ™
 Dan hal untuk direnungkan bahwa Perempuan bukan sebuah pemandangan, bukan juga seperti barang rongsokan yg suatu saat kamu menilai kualitasnya itu seperti apa. Ini adalah hal yg paling penting dalam mengatasi prespektif kita  terhadap perempuan. Karena alasan mendasar bahwa sering kali kita Melihat perempuan itu secara logika sehingga dari situ timbul berbagai persoalan, Yang menganggap bahwa perempuan itu lemah. Namun pada kenyataannya perempuan juga mampu bekerja, sehingga anggapan yg mengatakan bahwa perempuan itu tidak mampu justru itu menjadi kekeliruan kita.
Perempuan adalah orang yang selalu memberi motivasi bahkan kasih  sayang yg nyata kita rasakan saat ini. Jadi semangatnya itu memberikan arti bahwa proses kehidupan itu tidak ada yg mudah. Dan ketika ia tersenyum menandakan bahwa sesulit apapun perjalanan hidup selalu diimbangi dengan senyuman..❤️
Seiring dengan perkembangan zaman, seringkali kasus kekerasan terhadap perempuan masih saja terjadi ini menunjukkan bahwa kesadaran akan martabat manusia belum dikatakan maksimal. Tentu itu disebabkan oleh berbagai macam faktor.

I love you mom..❤️😘

Senin, 29 November 2021

Perspektif Orang Manggarai terhadap Tato

  Kita hidup dalam situasi yg nota bene  memandang budaya adalah hal yg paling penting. Sehingga terkadang perkembangan zaman itu bertolak belakang dengan pola pikir yg dianggap primitif.

Dari persoalan ini saya lebih menekankan pada proses bagaimana perspektif orang manggarai dalam penggunaan tato. Mengapa saya berfokus pada aspek ini.?  Tentunya itu berdasarkan realita yg terjadi dalam pola interaksi antara sesama khususnya orang Manggarai itu sendiri. 

 Dalam konteks budaya Manggarai memandang bawah seorang yg menggunakan tato dianggap tidak baik tentu itu disebabkan berbagi faktor. Dan Salah satunya itu berdasarkan pemikiran kita yg dianggap masih primitif. Oleh karena itu, persoalan seperti ini masih menjadi perhatian kita. Tentu hal ini menimbulkan berbagai pertanyaan, namun apa boleh buat.🀷

 Apalagi kita hidup dalam situasi yg memegang teguh nilai budaya tentunya ini menjadi dasar bahwa perspektif penggunaan tato itu masih menjadi topik diskusi kita, sehingga dari hal ini kita dapat memahami kira2 realisasi seperti apa yg kita harapkan dalam mengatasi hal ini.


Jumat, 22 Mei 2020

Opini.Masyarakat melanggar aturan

Saat ini kita dihadapkan musibah yang sangat kita rasakan dampaknya, dan buka hanya di indonesia saja yang mengalami musibah ini melainkan seluruh dunia. Selain itu hal yang perlu menjadi perhatian kita semua dimana hal yang sulit untuk merubah adalah tingka laku masyarakat yang melanggar aturan yang telah ditetapkan pemerintah yang mengatur agar kita tetap beraktivitas di rumah dan selalu jaga jarak, tetapi hal ini tidak dilakukan masyarakat kita saat ini masih banyak masyarakat yang melanggar aturan tersebut.

Adapun hal yang justru kita lakukan dimana masyarakat di manggarai ini masih melanggar aturan itu. selain itu masyarakat manggarai tidak menghiraukan apa yang menjadi peraturan selama musibah virus ini, dan sering kali saya melihat bawah tindakan yang dilakukan masyarakat manggarai yang tidak mematuhi aturan ini..
Sehingga ini yang menjadi tugas berat dari pemerintah manggarai untuk mengatasi masalah ini..

Rabu, 18 Maret 2020

gaya belajar dan cara berpikir peserta didik




 Gaya belajar dan cara berpikir individu peserta didik
Minat belajar
Minat merupakan sifat yang relatif menetap pada diri seseorang. Minat sangat besar pengaruhnya terhadap kegiatan seseorang sebab dengan minat ia akan melakukan sesuatu  yang diminatinya. Sedangkan belajar merupakan suatu perubahan tingkah laku individu dari hasil pengalaman dan latihan. Perubahan tingkah laku tersebut baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikapnya. Adapun pendapat para ahli meengenai hal ini diantaranya:
a)    Sabri(2010) pengertian minat belajar adalah kecenderungan untuk selalu memperhatikan sesuatu secara terus menerus, minat belajar ini erat kaitannya dengan perasaan senang, karena itu dapat dikatakan minat belajar itu terjadi karena sikap senang kepada sesuatu. Orang yang memiliki minat belajar kepada sesuatu berarti ia bersikap senang kepada sesuatu.
b)   M. Syah minat belajar adalah kecenderungan dan kegairahan yang tinggi atau keinginan yang besar terhadap sesuatu.
c)    Ahmad Marimba, minat belajar adalah kecenderungan jiwa kepada sesuatu, karena kita merasa ada kepentingan dengan sesuatu itu. Pada umumnya disertai dengan perasaan senang akan sesuatu itu.
d)   Mahfudh Shalahuddin, minat belajar adalah perhatian yang mengandung unsur-unsur perasaan. Dengan begitu minat belajar sangat menentukan sikap yang membuat seseorang aktif dalam suatu pekerjaan, atau dengan kata lain minat belajar dapat menjadi sebab dari suatu kegiatan.
Dari pendapat yang dikemukan oleh para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa minat belajar akan timbul apabila mendapatkan rangsangan dari luar, dan kecenderungan untuk merasa tertarik pada suatu bidang  bersifat menetap dan akan timbul rasa senang saat terlibat aktif di dalamnya.
Adapu faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar pada peserta didik adalah sebagai berikut:
1.   Perhatian, perhatian sangat penting dalam mengikuti kegiatan dan hal ini akan berpengaruhi terhadap minat siswa dalam belajar. Peserta didik yang menaruh perhatian penuh dalam kegiatan belajar dan mengajar pasti akan berusaha untuk memperoleh nilai yang baik.
2.   Perasaan, pada umumnya perasaanberkaitan dengan fungsi mengenal artinya perasaan senang dapat timbul karena mengamati, menanggapi, mengingat dan memikirkan sesuatu. Seorang peserta didik yang mengalami dan merasakan pengalaman yang baik, mendapatkan nilaai yang baik di sekolah pasti akan merasa sangat senang. Hal ini bisa membangkitkan minat belajarnya untuk mendapatkan sesuatu yang baik.
3.   Minat, minat belajar dari seorang peserta didik akan semakin tinggi bila disertai dengan minat, baik yang bersifat internal maupun yang eksternal.
4.   Teman pergaulan, melalui pergaulan seorang peserta didik akan memperoleh minat belajar. Tentunya teman pergaulan yang dimaksudkan di sini adalah teman pergaulan yang akan membawanya ke arah yang positif
5.   Cita-cita, hal ini juga dapat mempengaruhi minat belajar dari seorang peserta didik, bahkan cita-cita dapat dikatakan sebagai perwujudan dari minat belajar seseorang dalam prospek kehidupan di masa yang akan datang.
6.   Keluarga, orang tua adalah orang yang terdekat dalam keluarga, oleh karenannya keluarga sangat berpengaruh dalm perkembangan minat belajar dari seorang peserta didik.
Faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar diatas dapat pula sebagai faktor yang mempengaruhi perbedaan gaya belajar dalam masing-masing peserta didik. Misalkan saja seorang peserta didik yang ada masalah dalam keluarganya tentu saja hal ini bisa mengakibatkan minat belajarnya menurun atau bahkan tidak ada minat belajar sama sekali.
Gaya berpikir
Menurut Piaget (1970), periode yang dimulai pada usia 12-18 tahun,yaitu yang lebih kurang sma dengan usia siswa SMP/SMA, merupakan period of formal operation. Pada usia ini, yang berkembang pada siswa adalah kemampuan berfikir secara simbolis dan bisa memahami sesuatu secara bermakna (meaning fully) tanpa memerlukan objek yang konkret atau bahkan objek yang visual. Siswa telah memahami hal-hal yang bersifat imajinatif. Pada tahap perkembangan ini juga berkembang ketujuh kecerdasan
dalam Multiple Intellegeneces yang dikemukakan oleh Gardner
(1993) yaitu; kecerdasan linguistik, kecerdasan logis metematis, mekerdasan
musikal, kecerdasan spansial, kecerdasan kinestik ragawi, kecerdasan
intrapribadi, kecerdasan antarpribadi. Ketujuh kecerdasan ini seyogianya
dapat dikembangkan sesuai dengan karakteristik keilmuan pendidikan di
berbagai jenjang pendidikan.
Gaya berpikir merupakan cara yang dipilih seseorang untuk menggunakan
kemampuannya, sebagai proses penarikkan kesimpulan. Berpikir sebagai proses
penarikan kesimpulan dari persoalan yang dipahami yang kemudian mampu
menemukan pemecahan persoalan itu, sehingga menghasilkan kesimpulan dan
penemuan baru. Cara siswa bereaksi dalam berpikir yang secara konsisten merupakan
gaya berpikir siswa tersebut meskipun berbeda-beda namun para peneliti dapat
menggolongkannya ke dalam empat jenis gaya berpikir yang ada kaitannya dengan
proses belajar-mengajar di sekolah, yaitu gaya berpikir menurut type:
a. Field Dipendence x Field Independence
b. Impulsive x Reflective
c. Preceptive x Receptive; dan
d. Sistimatis x Intuitive
Keempat jenis golongan gaya berpikir siswa tersebut dalam proses belajar
mengajar di sekolah merupakan gaya atau cara reaksi siswa pada waktu permulaan
belajar, pada waktu menerima pelajaran, pada waktu menyerap pelajaran dan pada
waktu memecahkan permasalahan (menjawab pertanyaan). Adapun penjelasan dari
empat gaya berfikir siswa dalam sekolah yaitu;
a. Gaya berpikir Siswa pada Permulaan Belajar
Gaya berpikir ini ada dua macam, yaitu: Field Dipendence dan Field
Independence11. Gaya berpikir Field Dependence ialah gaya belajar siswa yang mau
memulai belajar apabila ada pengaruh atau perintah dari orang lain (guru atau orang
tua). Sebaliknya, pada gaya belajar Field Independence, siswa mau belajar secara
mandiri tanpa harus di suruh atau dipengaruhi orang lain. Gaya berpikir independence
inilah yang sebaiknya terjadi pada setiap permulaan belajar. Terjadinya gaya belajar
tersebut pada diri masing-masing siswa berkaitan erat dengan pengalaman pendidikan
dan perkembangan pribadinya. Pada siswa yang dependence gaya belajarnya, sejak
kecil ia dididik untuk selalu memperhatikan orang lain; selalu mengingat atau mengikuti
hal-hal dalam konteks sosial; siswa ini kemungkinannya memperoleh pendidikan secara
otoriter dari orang tuannya atau kemungkinannya ialah salama belajar ia tidak pernah
memperoleh keberhasilan atau kepuasan dalam belajarnya. Sedangkan siswa yang
mempunyai gaya belajar independence, ia memperoleh pengalaman pendidikan secara demokratis, ia di didik untuk dapat berdiri sendiri dan mempunyai otonomisasi dalam
tindakannya dan kemungkinan besar dalam setiap kegiatan belajar yang dialaminya
berhasil memperoleh ganjaran atau kepuasan.
b. Gaya berpikir Siswa dalam Menerima Pelajaran
Ada dua macam gaya berpikir siswa dalam menerima pelajaran, yaitu gaya
preceptive dan gaya receptive12. Gaya berpikir preceptive ialah kecenderungan siswa
dalam menerima pelajaran/ informasi atau dalam mengumpulkan informasi dalam
belajar yang dilakukan dengan beraturan yaitu dengan mengadakan organisasi atau
hubungan terhadap hal-hal atau konsep-konsep dari informasi yang diterimanya agar
dapat dikenali/dipahami secara bulat/utuh. Sedangkan pada gaya berpikir receptive,
kecenderungan siswa dalam menerima pelajaran dilakukan dengan menerima informasi
(yang disampikan guru/disajikan oleh buku) secara detail, tanpa berusaha untuk
membulatkan/mengorganisir konsep-konsep informasi yang diterimanya. Apabila siswa
tersebut mencatat pelajaran yang disampaikan guru maka mereka cebderung untuk
mencatat setiap kata-kata guru secara detail. Tetapi sebaliknya bagi siswa yang bergaya
Receptive, mereka hanya mencatat kesimpulan dari informasi-informasi yang
diterimanya. Oleh karena itu, gaya berpikir perceptive inilah yang sebaiknya dilakukan
siswa dalam menerima pelajaran.
Gaya berpikir Siswa dalam Menyerap Pelajaran
Gaya belajar siswa pada waktu menyerap pelajaran ada dua macam, yaitu gaya
Impulsive dan gaya reflective. Gaya berpikir impulsive ialah gaya siswa dalam
menyerap pelajaran cenderung untuk cepat-cepat mengambil keputusan tanpa
memikirkan secara mendalam untuk memahami konsep-konsep informasi yang telah
diterimanya. Sebaliknya, siswa yang bergaya reflective dalam menyerap pelajaran,
mereka akan mempertimbangkan/memikirkan semua konsep informasi yang telah
diterimanya terlebih dahulu sebelum diambil keputusan/dipahami. Dengan demikian,
ada perbedaan cara menyerap pelajaran pada kedua jenis gaya berpikir tersebut, yaitu
gaya berpikir impulsive lebih cenderung menghafal semua konsep yang diajarkan,
sedangkan gaya berpikir reflective siswa cenderung untuk selalu memikirkan dan
memahami semua konsep formasi yang disampaikan guru. Dalam menghadapi ujian
dengan test objektif yang jumlah soalnya banyak dan harus diselesaikan dalam waktu
yang singkat/terbatas, bagi siswa yang impulsive akan dapat dengan mudah dan cepat
penyelesaiannya, maka sebaliknya bagi siswa yang bertipe reflective
d, Gaya berpikir Siswa dalam Memecahkan Masalah
Dalam memecahkan masalah atau dalam menjawab soal yang diajukan guru, hal
ini bertipe dua macam, yaitu: gaya intuitive dan gaya sistimatis. Pada gaya intuitif siswa
dalam memecahkan/ menjawab soal dilakukan hanya secara intuisi atau menurut
perasaannya saja. Sedangkan bagi siswa yang sistematis gaya berpikir dalam menjawab
permasalahan, tidak dilakukan secara trial and error, tetapi dengan cara sistimatis, yaitu
dimulai dengan melihat struktur masalahnya, kemudian mengumpulkan dan
menetapkan alternatif jawaban yang paling tepat untuk menjawab masalah.
Sebagaimana yang telah diuraikan diatas, ada beberapa gaya berpikir yang baik
dan perlu dilestarikan serta ada pula gaya berpikir siswa yang kurang baik yang
perlu segera dimodifikasi oleh guru. Gaya berpikir siswa yang perlu
diperbaiki/dimodifikasi tersebut adalah gaya berpikir Field Dependence dalam memulai
belajar, gaya berpikir Receptive dalam menerima pelajaran, gaya berpikir Impulsive
dalam menyerap pelajaran dan gaya belajar intuitif dalam menjawab/memecahkan
masalah. Adapun usaha-usaha modikasi tersebut adalah antara lain;13
1. Memperbaiki gaya berpikir Field Dependence. Tujuan modifikasi gaya berpikir
field dependence ini ialah agar siswa secara berangsur-angsur mau belajar
sendiri/mandiri, tidak harus diperintah/ disuruh untuk belajar oleh guru.
Cara yang harus dilakukan guru adalah:
a. Dalam setiap mengajar guru harus selalu membangkitkan motivasi intrinsik
kepada diri siswa.
b. Setiap selesai mengajar guru harus memberikan tugas resitasi/pekerjaan rumah
(Pr).
c. Upayakanlah performance tindakan/perlakuan guru dalam mengajar dapat
membantu membangkitkan minat siswa kepada pelajaran
d. Usahakanlah agar setiap siswa dalam belajar memperoleh kepuasan melalui
prosedur didaktis pedadogis yang memungkinakan.
2. Memperbaiki gaya berpikir Receptive.Tujuan memodifikasi gaya berpikir
Receptive ini ialah agar siswa dalam menerima pelajaran agar jangan diingat secara
detail, tetapi harus diorganisir agar dapat dikenali/dipahami secara bulat.
Cara memodifikasinya
Cara memodifikasinya adalah:
a. Dalam setiap mengajar, guru harus membuat kerangka uraian/skema pelajaran
yang akan disampaikan.
b. Perlu diingatkan kepada siswa agar jangan menerima pelajaran secara detail;
tetapi diorganisir/dibulatkan.
c. Uraikanlah penjelasan-penjelasan guru dengan lambat-lambat agar dapat diikuti
dengan baik oleh siswa.
d. Setiap selesai menguraikan pertanyaan untuk mengecek penguasaan/pemahaman
informasi yang telah disampaikan.
3. Memperbaiki gaya berpikir yang Impulsive.Tujuan memperbaiki gaya berpikir
ini adalah agar siswa dalam menyerap pelajaran jangan dihafal seluruhnya, tetapi harus
dipahami.
Cara yang harus dilakukan oleh guru dalam memperbaiki gaya impulsive ini ialah
a. Ingatkan kepada siswa agar jangan tergesa-gesa dalam menyerap pelajaran.
b. Dengarkan dulu baik-baik informasi/penjelasan dari guru kemudian disusun dan
dipikirkan dengan baik untuk dipahami c. Seperti halnya cara memperbaiki gaya receptive, dalam memperbaiki gaya
impulsive ini guru dalam mengajar harus membuat kerangka/skema uraian di
papan tulis dan setiap selesai mengajar, bagian-bagian pelajaran harus disusul
dengan mengajukan pertanyaan untuk mengecek kemampuan dan keberhasilan
siswa dalam menyerap pelajaran.
4. Memperbaiki gaya berpikir Intuitif. Tujuan memperbaiki gaya berpikir ini adalah
agar siswa dalam memecahkan permasalahan jangan secara trial and error, tetapi
terbiasa untuk menjawab masalah secara sistimatis.
Cara memperbaikinya ialah:
a. Ingatkan kepada siswa agar jangan menjawab pertanyaan menurut perasaan atau
bisikan hati saja.
b. Dengar dan simaklah dulu penjelasan yang diajukan dengan sebaik-baiknya,
perhatikan struktur masalahnya yang perlu dijawab.
c. Kumpulkan data/alternatif jawaban yang mungkin berkaitan dengan struktur permasalahan.
d. Tentukan jawaban dari alternatif-alternatif jawaban yang paling tepat.
Semua cara modifikasi yang disarankan pada uraian tersebut apabila dapat
dilaksanakan secara kontinyu dan terorganisir secara integral dalam pelaksanaannya
dapat diharapkan mampu memperbaiki gaya belajar dan berpikir yang tidak baik pada diri siswa.



Mahasiswa Bersama Kelompok Tani Mengikuti Kegiatan Pembuatan Pupuk Bokasi.

   Dalam rangka untuk menyikapi persoalan berkitan dengan penyediaan sayur-sayuran di Manggarai Barat, mahasiswa dan kelompok petani di Desa...